Siapa pelayan Sakramen pengurapan orang sakit?
Sakramen pengurapan orang sakit hanya dapat dilayani oleh Imam tertahbis (Uskup atau Pastor). #KKGK 317 #Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Mempelajari dan memperdalam pemahaman mengenai seluk beluk karya Katekese Gereja Katolik, khususnya Gereja Katolik Indonesia
Sakramen pengurapan orang sakit hanya dapat dilayani oleh Imam tertahbis (Uskup atau Pastor). #KKGK 317 #Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Setiap umat beriman dapat menerima Sakramen pengurapan orang sakit jika dia mulai berada dalam bahaya maut karena penyakit atau usia lanjut. Orang beriman yang sakit bisa menerima lagi Sakramen ini…
Menerima tugas dari Tuhan untuk menyembuhkan orang sakit, Gereja berusaha melaksanakannya dengan merawat orang sakit dan juga menemani mereka dengan doa permohonan. Terlebih lagi, Gereja memberikan pelayanan Sakramen yang khusus…
Bela rasa Yesus kepada orang sakit dan berbagai penyembuhan yang dilakukan-Nya merupakan suatu tanda nyata bahwa Kerajaan Allah sudah datang bersama-Nya, dan hal itu juga berarti kemenangan terhadap dosa, terhadap…
Dalam Perjanjian Lama, penyakit dialami manusia sebagai tanda keterbatasan dirinya dan sekaligus dipahami sebagai sesuatu yang terikat dengan dosa. Para nabi menyadari bahwa penyakit dapat juga mempunyai nilai penebusan bagi…
Indulgensi ialah pengurangan hukuman sementara di hadapan Allah atas dosa-dosa yang kesalahannya sudah diampuni. Dengan syarat-syarat tertentu, umat beriman bisa mendapatkan indulgensi ini bagi dirinya sendiri atau bagi orang-orang yang…
Dalam kasus kebutuhan yang amat mendesak (seperti dalam bahaya maut), bisa dilakukan perayaan komunal dari Rekonsiliasi dengan pengakuan umum dan absolusi kolektif, sejauh norma-norma Gereja dipatuhi dan ada niat mengakukan…
Buah Sakramen Tobat ialah: berdamai kembali dengan Allah, dan itu juga berarti pengampunan dosa-dosa; berdamai kembali dengan Gereja; pemulihan keadaan berahmat jika keadaan itu sudah hilang karena dosa; penghapusan hukuman…
Mengingat kelembutan dan keagungan pelayanan ini, serta hormat yang harus diberikan kepada pribadi manusia, setiap bapa pengakuan, tanpa kecuali dan di bawah ancaman hukuman yang amat berat, terikat untuk memegang…
Pengampunan atas dosa-dosa berat tertentu (misalnya, bagi mereka yang dihukum ekskomunikasi) merupakan kewenangan Takhta Suci atau Uskup setempat atau Imam yang diberi kuasa khusus oleh mereka. Meskipun demikian, setiap Imam…
Kristus telah mempercayakan pelayanan Rekonsiliasi ini kepada para Rasul-Nya, kepada para Uskup yang menjadi pengganti-pengganti para Rasul dan kepada para imam, rekan sekerja Uskup. Mereka ini menjadi instrumen kerahiman dan…
Walaupun pengakuan dosa-dosa ringan bukanlah keharusan dalam arti mutlak, namun hal tersebut sangat dianjurkan oleh Gereja, karena bisa membantu kita untuk membentuk suara hati yang benar dan melawan kecenderungan jahat.…